Selamat Datang Di Situs Resmi Rumah Sakit Jiwa Aceh

RSJ Aceh Sosialisasi Program Rehabilitasi Napza dan Penanggulangan Penyakit HIV/AIDS

Kategori : Berita Kamis, 08 Agustus 2019 - Oleh humas

RSJ adakan kegiatan sosialisasi program rehabilitasi napza dan penanggulangan penyakit HIV/AIDS, Kegiatan komitmen tersebut di tuangkan dalam penanda tanganan komitmen bersama di RSJ aceh pada acara sosialisasi pelayanan  rehabilitasi  Napza dan program penangulangan HIV/AIDS RSJ ACEH.

Pada sambutan pembukaan sosialisi direktur RSJ  dr Makhrozal M.kes menjelaskan bahwa dalam memberi pelayanan bagi pasien yg menjalani rehabilitasi NAPZA rsj tidak bisa sendirian , rsj butuh bantuan dari pihak lain, karena ada sebagian pasien Napza yang akan di rawat di RSJ mereka mengalami masalah Hukum sehingga perlu dilakukan kerja sama dengan pihak kepolisian dalam hal ini POLDA Aceh, selanjutnya dikatakan dengan adanya kerja sama dgn pihak terkait  ini peran RSJ sebagai unit penyembuhan rehabilitasi akan lebih cepat tercapai.

Selanjutnya dikatakan bahwa dengan adanya pelayanan bagi pasien rehabilitasi Napza di RSJ diharapkan petugas RSJ juga agar berhati hati tentang kemungkina adanya penyakit menular seperti Hepatitis, HIV/AIDS  dan dihimbau    untuk petugas yang bekerja pada  instalasi yang mengunakan transfusi darah wajib melakukan srening untuk menghindari  kemukinan menularnya berbagai  penyakit  menular sperti HIV /AIDS, hepatitis dan sipilis, dll  seperti diketahui bahwa penyakit HIV/ADIS itu tidak hanya menular melalui hubungan sex saja namun juga lewat pengunaan jarum suntik dan  transfunsi darah, oleh karena itu direktur mengharapkan agar seluruh tenaga kesehatan yang memberi pelayanan di RSJ agar dapat  melaksanakan program penangulangan penyakit menular agar jangan tertular dgn penyakit sehingga petugas kesehatan tetap prima dalam memberi pelayanan.

Pada acara  tersebut juga hadir Kepala kesehatan  dr hanif beliau mengatakan bahwa dalam upaya mengurangi jumlah penderita HIV/AIDS di Aceh program yang dijalankan adalah melalui  strategi yang disingkat STOP yaitu suluh, temukan, obati dan pertahankan  agar penderita berada dalam kondisi  aman dan sehat.  Hal ini terbukti bisa menurunkan angka pertumbuhan penderita  HIV/AIDS.

Pada acara tersebut juga  hadir pembicara dari pratisi rehabilitasi pasien  NAPZA  yaitu dr arifdian, drg  sarifah Yessi hedyanti M. Kes,  ibu Nurliani sebagai kepala Unit rehab Napza RSJ dan bapak firdaus sebagai konselor NAPZA.