Selamat Datang Di Situs Resmi Rumah Sakit Jiwa Aceh

10 Penderita Gangguan Jiwa di Abdya Diboyong ke RSJ Banda Aceh, 20 Orang Satpol PP Turut Mengamankan

Kategori : Berita Jumat, 18 Oktober 2019 - Oleh humas

Blang Pidie - Sebanyak 10 penderita gangguan kejiwaan atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dibawa untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, Rabu (16/10/2019).

Delapan penderita diantaranya dijemput langsung oleh Tim RSJ Banda Aceh.

Sedangkan dua penderita lainnya dirujuk oleh Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSU TP) Abdya.

Tim penjemput dari RSJ Banda Aceh yang turun ke Abdya beranggotakan sembilan orang, termasuk perawat jiwa.

Tim ini dipimpin dr Zulfa Zuhra SpKJ mewakili Direktur RSJ Banda Aceh. Pasien dibawa dengan mobil ambulans khusus dari RSJ Banda Aceh.

Sebelum menuju rumah kediaman pasien jiwa, Wakil Bupati (Wabup), Muslizar MT menggelar pertemuan dengan Tim RSJ Banda Aceh di Aula Masjid Kompleks Perkantoran Pemkab setempat.

Pertemuan dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan, Mukhtaruddin SAg, pejabat mewakili Dandim dan Kapolres Abdya, termasuk Staf Ahli, TPKJM dan pihak terkait lainnya.

Untuk mencapai rumah kediaman penderita, tim menempuh dua rute, arah Kecamatan Kuala Batee dan arah menuju Manggeng.

Wabup Muslizar MT turun langsung menuju arah Kuala Batee, bersama Tim RSJ Banda Aceh, dr Zulfa Zuhra SpKJ, Sekretaris Dinas Kesehatan Mukhtaruddin, Camat Kuala Batee, Khairuman, pejabat Polres, termasuk Babinsa Kuala Batee, dan petugas Pengelola Jiwa pada Puskesmas Kuala Batee dan Alue Pisang.

Sedangkan rute arah Manggeng, terdiri petugas RSUD TP Abdya, unsur Kodim dan Polres, Sekretaris Satpol PP, petugas pengelola jiwa Puskesmas Manggeng, Susoh, dan Jeumpa.

Kadis Kesehatan Abdya melalui Pengelola Jiwa, Hasna Dewi dihubungi Serambinews.com, 10 penderita gangguan jiwa yang dibawa ke RSJ Banda Aceh, satu diantara dalam kondisi dipasung permanen selama 3 tahun, yaitu Is (35), warga Desa Ie Mameh, Kecamatan Kuala Batee.

Sembilan penderita gangguan jiwa lainnya dalam kondisi pasung lepas.

Dari 10 penderita, delapan orang dijemput langsung oleh Tim RSJ Banda Aceh, yaitu Is (35) dalam kondisi pasung permanen, warga Desa Ie Mameh Kuala Batee.

Tujuh lainnya pasien pasung lepas, yaitu MS (45), warga Desa Pasar Kota Bahagia, M (43), warga Desa Kuala Teureubue dan An (43) warga Desa Pasar Kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee.

Selanjutnya, Has (70), warga Desa Alue Sungai Pinang Jeumpa, RS (35) warga Desa Pantee Perak Susoh, ES (36) warga Desa Sejahtera Manggeng, SE (36) warga Desa Padang Baru Susoh.

Sedangkan dua penderita gangguan jiwa yang dirujuk ke RSJ Banda Aceh oleh RSU TP Abdya adalah Hus (39), perempuan warga Desa Sejahtera, Manggeng dan Sam (30) warga Desa Lampoeh Drien, Susoh.    

Saat membawa pasien penderita gangguan jiwa dari rumah sampai memasuki mobil ambulans, mendapat pengamanan dari sekitar 20 personel Satpol PP Abdya agar tidak terjadi peristiwa tidak diinginkan.

“Kita menurunkan tak kurang 20 personel untuk melakukan pengamanan dengan mengerahkan dua mobil patroli,” kata Sekretaris Satpol PP Abdya, H Nazaruddin SPd MM kepada Serambinews.com.

Sumber : https://aceh.tribunnews.com/2019/10/16/10-penderita-gangguan-jiwa-di-abdya-diboyong-ke-rsj-banda-aceh-20-orang-satpol-pp-turut-mengamankan?page=2