Selamat Datang Di Situs Resmi Rumah Sakit Jiwa Aceh

RSJ Aceh Launching Penambahan Bed Di Rumoh Harapan Atjeh dan Resmikan Auladi Day Care

Kategori : Berita Jumat, 31 Januari 2020 - Oleh humas

Banda Aceh – Direktur RSJA, dr. Mahkrozal, M.Kes, Anggota DPRA, Nora Idah Nita, SE, dan Kepala Biro Isra Setda Aceh, Zahrul Fajri launching penambahan 29 tempat tidur rawatan di instalasi rehabilitasi napza dan meresmikan Taman Pengasuhan Ananda “Auladi Day Care”, Jumat (31/01/2019).

Turut hadir Perwakilan BNNP Aceh, Ketua Warung Penulis, Hj Siti Rahmah M.Kn, Perwakilan Dinas Kesehatan Aceh, Dinas Sosial Aceh, Kementrian Agama Banda Aceh, Family Support Group, IKAN, Pejabat Struktural, Dokter Spesialis, Dokter Umum, dan Psikolog RSJA, Ketua KPN Bina Jiwa, serta Pegawai RSJA.

Instalasi Rehabilitasi NAPZA berdiri sejak 2 Agustus 2010, dengan kapasitas daya tampung sebanyak 16 tempat tidur. Tahun 2012 kapasitas tempat tidur bertambah menjadi 20 tempat tidur dan program bertambah untuk keluarga residen yaitu Pendidikan Kesehatan Keluarga.

Tahun 2014 permintaan masyarakat atas kebutuhan pelayanan Rehabilitasi Napza meningkat. Atas dasar inilah kapasitas daya tampung bertambah hingga 25 tempat tidur, sehingga Rehabilitasi Napza mengembangkan program layanan menjadi 3 unit yaitu Detoksifikasi, Primery (Program Dasar), dan Re Entry (Program Lanjutan) dengan program yang terstruktur untuk residen dan keluarganya.

Tahun 2019 masih terjadi waitting list sehingga calon residen yang ingin mendapatkan pelayanan perawatan Rehabilitasi Napza bahkan harus menunggu selama 2 – 3 bulan. Maka atas dasar ini manajemen RSJA berkomitmen untuk menambah daya tampung sebanyak 54 tempat tidur.

Pada kesempatan tersebut Mahkrozal menyampaikan saat ini Instalasi napza telah merehabilitasi 695 residen yang terdiri dari rawat inap, dan rawat jalan serta telah didukung oleh 2 orang konsultan yaitu Psikiatri Sub Spesialis Adiksi dan Psikiatri Sub Spesialis anak dan remaja yang didukung oleh Dokter Spesialis, Dokter Umum, Psikolog Klinis, Perawat, Konselor dan sejumlah petugas Satpol PP serta petugas tenaga kesehatan lainnya.

“Alhamdulillah saat ini Rehabilitasi Napza RSJA sudah dapat merehabilitasi 695 residen, hasil ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan oleh Psikiatri Sub Spesialis Adiksi, Psikiatri Sub Spesialis anak dan remaja, Dokter Spesialis, Dokter Umum, Psikolog Klinis, Perawat, Konselor dan sejumlah petugas Satpol PP serta petugas tenaga kesehatan lainnya yang bertugas di Instalasi Rehabilitasi Napza” Jelas Mahkrozal.

Pemotongan Pita dilakukan oleh Anggota DPRA, Nora Idah Nita, SE, bersama Kepala Biro Isra Setda Aceh, Zahrul Fajri.

Selesai pemotongan pita, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan selanjutnya seluruh undangan dipersilahkan untuk makan bersama.

Sementara itu, Ketua Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Bina Jiwa, Musrizal, SE, M.Si menjelaskan. Taman Pengasuhan Ananda “Auladi Day Care” merupakan kerja sama antara KPN Bina Jiwa dengan RSJA.

“Taman Pengasuh Ananda tersebut adalah hasil kerja sama antara KPN Bina Jiwa dengan RSJA, dalam hal ini KPN Bina Jiwa mengelola tempat dan gedung milik RSJA yang kemudian RSJA akan mendapatkan pendapatan dari biaya sewa yang dibayarkan pihak KPN Bina Jiwa dan KPN Bina Jiwa akan mendapatkan pendapatan dari pengelolaan Taman Pengasuh tersebut” Jelas Musrizal.

Musrizal juga menjelaskan Auladi Day Care awalnya hanya untuk pegawai RSJA akan tetapi jika masyarakat umum menginginkan untuk mengasuh anaknya, pihaknya mempersilahkan tetapi dengan biaya yang sedikit berbeda.

Auladi Day Care memiliki layanan Full Day Care, Half Day Care, dan Insidental Day Care. Layanan Full Day Care yaitu dari pukul 07.30 – 17.00 WIB, layanan Half Day Care yaitu dari pukul 07.30 – 12.00 WIB, dan Insidental Day Care adalah layanan asuhan anak untuk sewaktu-waktu.

Fasilitas yang di tawarkan oleh Auladi Day Care adalah Parkir yang sangat luas, AC, ruang tidur, kasur dan bantal, ayunan bayi, ruang belajar indoor dan outdoor, ruang pengasuh, toilet, karpet gabus, CCTV yang dapat diakses oleh orang tua melalui Smartphone, dan CARD ID untuk menjemput anak (agar lebih menjaga keamanan).

Untuk mendukung belajar mengajar Auladi Day Care juga memberikan fasilitas rak tempat tas atau loker, rak sepatu, alat permainan edukasi, dan tempat sampah.

Musrizal juga menyampaikan, pihaknya sangat optimis menjawab kebutuhan dari pada orang tua yang selama ini khususnya pegawai RSJA sangat susah untuk mendapatkan layanan pengasuhan anak tetapi dengan adanya Auladi Day Care orang tua dapat menjumpai anaknya saat jam istirahat tiba.

KPN Bina Jiwa juga sangat optimis dengan target menjadi Koperasi yang Syariah dengan pembiayaan dan Pengembangan Usaha misalnya membuka Taman Pengasuhan Ananda “Auladi Day Care”, kemudian pihaknya juga sudah membuka kantin, dan kedepan pihaknya akan membuka usaha Doorsmears.

Pemotongan pita dilakukan oleh Direktur RSJA, dr. Mahkrozal, M.Kes bersama Anggota DPRA, Nora Idah Nita, SE. Menurut Nora, Auladi Day Care merupakan salah satu solusi untuk orang tua yang bingung untuk mencari pengasuh untuk anaknya. Nora juga kagum dengan fasilitas yang di tawarkan Auladi Day Care.


“Nyaman dan bagus tempatnya, kalau seperti ini kepingin ada bayi lagi (sambil tertawa). Mantap KPN Bina Jiwa sudah memberikan solusi untuk pegawai RSJ dan masyarakat umum yang bingung mencari pengasuh buat anaknya” Jelas Nora.

 

comments powered by Disqus