Selamat Datang Di Situs Resmi Rumah Sakit Jiwa Aceh

RSJ Aceh Bahas Penanganan Lansia Dengan Gangguan Jiwa Dengan UPTD Geunaseh Sayang Dinsos Aceh

Kategori : Berita Rabu, 17 Februari 2021 - Oleh humas

Banda Aceh - Rumah Sakit Jiwa Aceh adakan pertemuan dengan UPTD. Geunaseh Sayang Dinas Sosial Aceh membahas penanganan lansia dengan gangguan jiwa yang ada di UPTD. Geunaseh Sayang Dinas Sosial Aceh, Rabu (17/02/2021).

Kegiatan yang berlangsung di Aula lantai 2 Gedung Administrasi RSJ Aceh itu turut dihadiri Direktur RSJ Aceh, dr. Makhrozal, M.Kes, Kepala UPTD Geunaseh Sayang Dinas Sosial Aceh, Intan Melya, A.Ks, M.Si, Kabid Pelayanan, dr. Tjoet Meutia Sari, Kabid Keperawatan RSJ Aceh, Ners. Nurhayati, S.Kep, Kasubbag Humas RSJ Aceh, Aulia Wardi,SKM, Kepala Seksi Pelayanan Lanjut Usia, Ratni Julita, S.Sos dan perwakilan bidang/bagian terkait.

Dalam kesempatan tersebut Direktur RSJ Aceh mengatakan selama ini gelandangan banyak yang diantar ke RSJ Aceh bukan ODGJ melainkan gelandangan yang tidak dapat dikatergorikan ODGJ.

Ia juga menyampaikan untuk dapat bekerjasama dan dapat difasilitasi gelandangan ODGJ yang sudah sembuh klinis untuk menerima kembali dikarenakan selama ini pihaknya kesulitan untuk mengembalikan gelandangan ODGJ yang sudah sembuh klinis.

"Sering kali masyarakat menghubungi kami untuk menjemput ODGJ gelandangan dan kami selalu menyampaikan bahwa lingkup kerja kami hanya di lingkungan RSJ Aceh, untuk diluar RSJ Aceh menyarakat dapat menghubungi Instasi terkait, misalnya ODGJ tersebut ditemukan di depan Mesjid Raya maka masyarakat dapat menghubungi Puskesmas terdekat atau pun Dinas Sosial Kota Banda Aceh." Ungkap Makhrozal

Kepala UPTD Geunaseh Sayang Dinsos Aceh mengatakan pihaknya selama ini menangani sendiri ODGJ gelandangan dengan Gangguan Jiwa ringan.

Pihaknya akan menghubungi RSJ Aceh apabila ada ODGJ gelandangan dengan Gangguan Jiwa yang Berat.

"Kami belum tau cara menangani ODGJ ini, terkadang kami tidak berani untuk mengurung dan yang lainnya, kami mohon untuk dipandu cara menangani ODGJ dengan Gangguan Jiwa Berat."Ungkap Intan

"Para saudara kita yang gelandangan tersebut juga itu mau menjadi gelandangan tapi mereka sudah ditakdirkan menjadi gelandangan, nah kita yang hidup normal inilah yang membantu mengurus mereka." Ungkap Makhrozal

Makhrozal menyebut pertemuan tersebut adalah ibadah dan sudah mestinya menjadi tugas kita bersama. [NK]

 

comments powered by Disqus